PEKANBARU, RIAUPAGI.COM – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau mencatat sebanyak 2.653 jemaah haji asal Riau telah diberangkatkan ke Tanah Suci hingga 30 April 2026.
Para jemaah tergabung dalam sejumlah kelompok terbang (kloter) melalui Embarkasi Batam.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Riau, Defizon, menyampaikan bahwa proses pemberangkatan sejauh ini berlangsung lancar, meskipun terdapat beberapa jemaah yang mengalami penundaan karena faktor kesehatan maupun administrasi.
“Proses pemberangkatan berjalan dengan baik. Namun, ada beberapa jemaah yang harus ditunda karena kondisi kesehatan yang belum memungkinkan atau sedang menjalani perawatan,” ujarnya, Kamis (30/4).
Ia merinci, pada Kloter BTH 3 sebanyak 443 orang diberangkatkan, terdiri dari 435 jemaah, dua Petugas Haji Daerah (PHD), dua pembimbing KBIHU, serta empat petugas kloter.
Satu jemaah asal Pekanbaru bersama satu pendamping tertunda karena dirawat di Batam.
Pada Kloter BTH 4, total 440 orang diberangkatkan, terdiri dari 434 jemaah, dua PHD, dan empat petugas kloter.
Tiga jemaah asal Pekanbaru beserta dua pendamping juga tertunda akibat kondisi kesehatan.
Kloter BTH 5 memberangkatkan 438 orang, terdiri dari 431 jemaah, dua PHD, satu pembimbing KBIHU, dan empat petugas kloter.
Tiga jemaah bersama tiga pendamping asal Kampar tertunda karena dirawat di Batam, serta satu jemaah lainnya sakit di daerah asal.
Selanjutnya, Kloter BTH 6 memberangkatkan 399 orang, terdiri dari 393 jemaah, dua PHD, dan empat petugas kloter.
Tiga jemaah batal berangkat dari daerah, dua di antaranya berasal dari Rokan Hilir. Selain itu, terdapat mutasi 45 jemaah ke Kloter BTH 7, mayoritas dari Kepulauan Meranti, serta dua jemaah mutasi masuk dari Kloter BTH 4 asal Pekanbaru.
Pada Kloter BTH 7, sebanyak 488 orang diberangkatkan, terdiri dari 482 jemaah, dua PHD, dan empat petugas kloter.
Satu jemaah asal Indragiri Hilir tertunda karena dirawat di Batam.
Sementara itu, Kloter BTH 8 memberangkatkan 445 orang, terdiri dari 439 jemaah, dua PHD, dan empat petugas kloter.
Tiga jemaah asal Rokan Hulu, Rokan Hilir, dan Kuantan Singingi bersama tiga pendamping tertunda karena menjalani perawatan di Batam. Selain itu, satu jemaah asal Kuantan Singingi dilaporkan wafat sebelum keberangkatan.
“Secara keseluruhan, jumlah jemaah haji yang telah diberangkatkan mencapai 2.614 orang, ditambah 12 PHD, tiga pembimbing KBIHU, dan 24 petugas haji, sehingga totalnya 2.653 orang,” jelas Defizon.
Ia menambahkan, saat ini masih terdapat enam jemaah yang dirawat di Batam, lima pendamping, empat jemaah sakit di daerah, serta satu jemaah wafat sebelum keberangkatan.
“Kami terus memantau kondisi seluruh jemaah, terutama yang tertunda. Diharapkan mereka segera pulih dan dapat menyusul keberangkatan berikutnya,” tutupnya. (*)
Tags : jemaah hai, calon jemaah haji, haji 2026, 2.653 jemaah haji riau, jemaah haji berangkat ke tanah suci,