Sosial   2026/05/10 19:44 WIB

Baznas Patok Standar Tinggi untuk Beasiswa 1.570 Mahasiswa Tahun Anggaran 2026

Baznas Patok Standar Tinggi untuk Beasiswa 1.570 Mahasiswa Tahun Anggaran 2026

PEKANBARU - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau resmi mematok standar tinggi untuk tahun anggaran 2026.

"Baznas targetkan Rp70,4 miliar untuk beasiswa tahun anggaran 2026."

"Target penerimaan tahun ini memang lebih tinggi sekitar Rp10 miliar dari tahun lalu. Selain dari ASN, kami juga terus menggali potensi zakat dari masyarakat umum. Kami memohon doa dan dukungan agar amanah ini bisa terkumpul sesuai target," kata Ketua Baznas Provinsi Riau, H Masriadi Hasan, Minggu (10/5).

Baznas membidik angka penghimpunan sebesar Rp70,4 miliar sebuah lompatan signifikan sebesar Rp10 miliar dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

H Masriadi Hasan menegaskan, optimisme ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan refleksi dari potensi besar kedermawanan masyarakat Bumi Lancang Kuning yang terus tumbuh.

Hingga awal Mei 2026, grafik penghimpunan menunjukkan tren yang menggembirakan.

Baznas Riau mencatat dana zakat yang terkumpul telah menyentuh Rp18,4 miliar.

 

Meski masih ada selisih dari target total, rata-rata setoran rutin bulanan yang mencapai Rp4,5 miliar menjadi sinyal kuat bahwa target akhir tahun sangat mungkin tercapai.

Transparansi penyaluran juga menjadi kunci. Sejauh ini, Rp17,8 miliar telah didistribusikan kepada para mustahik melalui berbagai program unggulan:

1. Riau Peduli (Rp8,4 Miliar): Fokus pada kebutuhan dasar (pangan, sandang, papan).

2. Riau Cerdas (Rp6,2 Miliar): Investasi pada pendidikan dan masa depan generasi muda.

3. Pemberdayaan Ekonomi & Kesehatan: Alokasi miliaran rupiah untuk modal usaha dhuafa (Riau Makmur) dan biaya pengobatan (Riau Sehat).

Sektor pendidikan mendapatkan porsi perhatian yang istimewa tahun ini. Baznas Riau secara resmi membuka pintu bagi 1.570 mahasiswa asal Riau untuk mendapatkan bantuan pendidikan.

Program ini dirancang untuk memastikan tidak ada anak Riau yang putus kuliah karena kendala biaya.

"Kami terus berupaya menjadi bagian dari solusi pemerataan kualitas sumber daya manusia di Riau melalui skema bantuan pendidikan yang terukur," jelas Masriadi Hasan.

Pendaftaran dibuka hingga Juli 2026 dengan tiga kategori utama yang bisa diikuti:

1. Beasiswa Tuah Riau (BESTARI): Kuota 120 orang (semester 2-8). Mencakup UKT penuh, biaya hidup, dan pembinaan karakter. Tersedia jalur Afirmasi dan Disabilitas.

2. Bantuan Luar Negeri: Tersedia 200 kuota biaya keberangkatan ke Timur Tengah dan 100 kuota beasiswa prestasi bagi mahasiswa yang sedang menempuh studi di mancanegara.

3. Bantuan Tugas Akhir: Kategori dengan kuota terbesar, yakni 1.150 orang. Skema ini mencakup bantuan untuk mahasiswa S1 umum, hingga riset khusus bertema ZISWAF untuk jenjang S1, S2, dan S3.

Tak hanya beasiswa perkuliahan, Baznas Riau juga konsisten mengawal pendidikan di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

Operasional tiga Pondok Pesantren Al Hidayah di Pulau Mendol, Rupat Utara, dan Pulau Rangsang tetap menjadi prioritas guna memastikan dakwah dan pendidikan Islam menyentuh masyarakat pesisir.

Bagi mahasiswa yang ingin mencoba peruntungan beasiswa ini, informasi teknis dan pendaftaran dapat diakses secara daring melalui kanal resmi Baznas Riau. (rilis)

Tags : Badan Amil Zakat Nasional, Baznas, Riau, Beasiswa Mahasiswa, Beasiswa 2026 ,