Sorotan   2020/07/27 07:58:00 PM WIB

Covid-19 Bertambah, Tak Pakai Masker di Denda

Covid-19 Bertambah, Tak Pakai Masker di Denda
PEKANBARU - Jumlah pasien positif Covid-19 di Riau terus bertambah. Hingga Jumat (31/7), total pasien positif di Bumi Lancang Kuning sudah menembus angka 445 orang. 
 
Dari total pasien positif tersebut, yang masih menjalani perawatan sebanyak 125 orang, 308 sembuh dan 12 orang meninggal dunia. Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir mengatakan, pada Jumat (31/7) di Riau terdapat penambahan 19 pasien positif. Sehingga total pasien positif menjadi 445 dari sebelumnya 426. "Pasien ke-427 yakni B (40) warga kota Pekanbaru, B merupakan hasil tracing kontak pasien positif sebelumnya MJ (40). Pasien ke-428 yakni MR (48) warga Kabupaten Pelalawan, yang belum diketahui riwayat penularan karena tidak memiliki riwayat perjalanan," katanya. 
 
Pasien ke-429 yakni HO (17) warga Pelalawan, HO memiliki riwayat perjalanan dari Sumatera Utara. Pasien ke-430 yakni KR (7) warga Pelalawan. KR merupakan hasil tracing kontak pasien positif sebelumnya yakni HR (47). Pasien ke-431 yakni KR (9) warga Kabupaten Kampar yang merupakan hasil tracing kontak pasien positif sebelumnya K (59). "Pasien positif ke-432 yakni KR (34) warga Kampar yang merupakan hasil tracing kontak pasien positif K (59). Pasien ke 433 yakni RJ (36) warga Kampar yang merupakan kontak tracing pasien K (59)," jelasnya. Untuk pasien positif ke-434 yakni AK (4) warga Kampar yang merupakan kontak tracing pasien positif sebelumnya NS (38). Pasien ke-435 yakni DA (9) warga Kampar yang merupakan kontak tracing pasien positif NS (38). Pasien ke-436 yakni F (51) warga Kampar yang merupakan kontak erat pasien positif sebelumnya K (59).
 
"Pasien positif ke-437 yakni HS (29) warga Kampar yang merupakan kontak erat pasien K (59). Pasien ke 438 yakni JS (32) warga Kampar yang merupakan kontak erat pasien RIP (35). Pasien ke-439 yakni RA (22) warga Kampar yang merupakan kontak erat pasien K (59)," ujarnya. Pasien ke-440 adalah RS (28) warga Kampar yang merupakan hasil tracing kontak pasien positif sebelumnya K (59). Pasien positif ke-441 yakni S (27) warga Kampar yang merupakan kontak erat pasien K (59). Pasien ke 442 yakni SK (14) yang merupakan warga Kampar yang merupakan kontak erat pasien NS (38). 
 
"Pasien ke-443 yakni SE (34) warga Kampar, yang merupakan kontak erat pasien RIP (35). Pasien ke-444 yakni Y (38) warga Kampar yang merupakan kontak erat pasien K (59) dan terakhir yakni 445 yakni NK (55) warga Bengkalis  yang belum diketahui riwayat penularannya," jelasnya. Kemarin, juga terdapat penambahan tiga pasien positif Covid-19 di Riau yang dinyatakan sehat. Tiga pasien tersebut yakni berasal dari Kota Dumai yakni MJ (35), MS (54) dan EW (41). "Sampai saat ini, laboratorium biomolekuler RSUD Arifin Achmad sudah memeriksa 23.883 sampel swab," sebutnya. Satu Keluarga di Bangkinang 9 Orang Positif Penularan Corona Virus Deseas 2019 (Covid-19) mengalami lonjakan signifikan pada Jumat (31/7). 
 
Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kampar Dedy Sambudi melaporkan, ada 15 kasus baru Covid-19 pada Iduladha ini. Angka itu sendiri merupakan rekor baru kasus Covid-19 dalam satu hari di Kabupaten Kampar. Belum pernah tercatat kasus sebanyak itu sebelumnya. "Mereka semua berstatus kontak erat maupun yang pernah melakukan hubungan kontak dengan pasien positif sebelumnya. Ini merupakan lonjakan tertinggi selama pandemi Covid-19 melanda Kabupaten Kampar," ujar Dedy Sambudi. 
 
Sebanyak 15 pasien positif Covid-19 dalam sehari ini didominasi berasal dari Kecamatan Bangkinang Kota. Jumlahnya mencapai 13 orang. Sementara dua lainna berasal dari Kecamatan Kampar Utara. Sebagian pasien dari Bangkinang Kota itu sendiri dinyatakan Budi kluster dalam keluarga. "Dari data 15 kasus baru ini, terdapat 13 kasus yang berasal dari dua klaster dalam keluarga. Sedangkan dua kasus lainnya dari hasil tracing kontak yang dilakukan oleh Diskes Kampar terhadap kasus pasien Covid-19 sebelumnya," jelas Dedy. Dengan demikian total warga Kampar yang terjangkit Covid-19 hingga 31 Juli 2020 mencapai 46 orang.
 
Rinciannya saat ini, 29 orang masih dirawat, 16 orang telah sembuh dan 1 orang meninggal dunia. Adapun pasien-pasien baru yang tercatat menjelang tutup Juli 2020 ini adalah Ny KRA (7), Tn KRA (9), Tn KR (34), Ny RJE (36), Tn F (51), Tn HS (29), Ny RAW (22), Ny RSS (28) dan Tn Y (48). Inisial pasien tersebut merupakan satu keluarga besar asal Kecamatan Bangkinang Kota yang terpapar dari pasien positif sebelumnya yaitu Tn K (59). K dinyatakan positif pada tanggal 19 Juli 2020 lalu. Sementara pasien baru lainnya yang tercatat pada hari ini adalah Ny AKD (4), Ny DAT (9), Tn S (37) dan Ny SK (14). Empat pasien positif baru ini merupakan satu keluarga asal Kecamatan Bangkinang Kota yang terdiri dari suami dan anak-anaknya dari pasien positif sebelumnya, NS (37). NS terkominfirmasi positif pada tanggal 24 Juli 2020. Adapaun dua pasien asal Kecamatan Kampar Utara adalah Ny JS (32) dan Ny SE (34). Mereka berdua, berdasarkan hasil tracing, telah melakukan hubungan kontak dengan pasien sebelumnya, Ny RIP (35) yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada tanggal 24 Juli 2020. Mengingat masifnya penularan di pengujung Juli, Dedy Sambudi yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar menegaskan pentingnya masarakat menerapkan protokol kesehatan dengan ketat saat beraktivitas. Terutama daerah-daerah yang kini memiliki angka penularan tinggi seperti di Kota Bangkinang. 
 
"Atas nama pemerintah Kabupaten Kampar, Kami selalu mengajak masyarakat untuk tetap mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan secara ketat di setiap aktivitas. Sebab, virus corona masih menjadi ancaman bagi Kita. Bisa Kita lihat, pasien positif baru terus melonjak. Adaptasi kebiasaan baru (new normal, red), bukan berarti warga bebas melakukan aktivitas. Tapi menyesuaikan dengan kondisi pandemi," ujar Dedy mengingatkan. 
 
Dumai Menuju Zona Hijau Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Dumai atau yang kini di sebut dengan tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Dumai menyebutkan Dumai kini zero kasus pasien positif Covid-19. Bahkan hingga, Jumat (31/7) kemarin tidak ada pasien positif Covid-19 yang di rawat di RSUD Kota Dumai. Terakhir, ada tiga pasien yang di nyatakan sembuh llasien yakni Nonya MS, Tuan MJA dan nonya EW.  Mereka bertiga dirawat di RSUD Kota Dumai sejak 22 Juli lalu. "Saat ini Dumai Zero kasus. Ini perlu di pertahankan," ujar Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Dumai dr Syaiful. 
 
Ia mengatakan secara total ada 35 pasien positif Covid-19 di Kota Dumai  dan semua pasien tersebut sudah sembuh. "Sampai saat ini di Dumai zero kematian akibat Covid-19," terangnya. Namun, jangan larut dalam keadaan, tantangan ke depan lebih besar dalam mempertahankan angka nihil Covid-19. "Kita harus selalu menerapkan protokol kesehatan agar tidak ada lagi masyarakat Dumai yang terkena Covid-19. Selalu ingatkan keluarga, kolega kita agar menggunakan masker di luar rumah, rajin mencuci tangan, selalu menerapkan physical distancing," tuturnya. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim medis garda terdepan yang selalu memberikan pelayanan terbaik kepada pasien serta Gugus Tugas Covid-19 Kota Dumai.  "Kita berdoa dan berharap tidak ada lagi kasus positif Covid-19 di Kota Dumai," tutupnya. (*)

Tags : covid-19, masker, pasien positif bertambah, riau, sorotan,