Sorotan   2021/03/19 13:6 WIB

Covid-19: Waspada Timbulnya Zona Merah Bisa Pengaruhi Kelelahan

Covid-19: Waspada Timbulnya Zona Merah Bisa Pengaruhi Kelelahan

"Timbulnya zona merah dibeberapa daerah bisa menimbulkan rasa lelah yang sangat umum terjadi setelah berolahraga atau seharian bekerja yang bisa menjadi masalah serius"

etiap orang bisa merasa lelah dari waktu ke waktu, dan biasanya ada beberapa penyebab. Itu mungkin karena Anda begadang di malam hari, atau menghabiskan waktu berjam-jam di tempat kerja. Tetapi, pada beberapa orang mungkin merasa lelah sepanjang waktu tanpa alasan yang jelas. Berikut tanda kelelahan yang bisa menjadi masalah serius dan patut diwaspadai seperti diirilis cnnindonesia.

1. Perubahan berat badan
Jika Anda merasa lelah, Anda mungkin perlu memperhatikan beberapa perubahan pada nafsu makan Anda. Untuk mencoba menambah energi, tubuh dapat memicu keinginan akan gula lebih sering. Jenis makanan kaya energi ini menyediakan karbohidrat dan kafein dengan cepat, yang menyebabkan kenaikan berat badan dalam jangka panjang. Beberapa orang mungkin juga menemukan bahwa kelelahan menyebabkan nafsu makan berkurang, yang kemudian menyebabkan penurunan berat badan.

2. Perubahan mood
Menurut ahli nutrisi bioniq, Clarissa Lenherr, kelelahan mungkin memicu perubahan suasana hati Anda yang tidak kentara. Merasa lelah dapat meningkatkan emosi dan respons, yang selanjutnya dapat memengaruhi suasana hati Anda secara keseluruhan. "Pernahkah Anda memperhatikan suasana hati Anda berayun sedikit lebih dari biasanya? Apakah Anda memiliki perasaan terlepas, cemas atau bahkan depresi? Jika jawabannya ya, maka ini bisa dipicu oleh kelelahan," kata Lenherr kepada Express UK.

"Saat kita lelah, kita memiliki lebih sedikit energi untuk menanggapi pemicu stres, yang dapat menyebabkan peningkatan emosi dan respons. Jika Anda menyadari perasaan ini telah berlangsung lebih dari sebulan, saya sarankan untuk menghubungi dokter umum setempat Anda."

3. Brain fog atau kabut otak
Kelelahan serius juga dapat menyebabkan kebingungan. Anda mungkin merasa lebih sulit untuk berpikir atau fokus. Anda harus mempertimbangkan berkonsultasi dengan dokter jika kabut otak Anda berlangsung lebih dari beberapa minggu.

4. Perubahan pada kulit dan rambut
"Salah satu tanda kelelahan dapat terjadi pada rambut dan kulit Anda," kata Lenherr.

Menurutnya, dengan kelelahan Anda mungkin menemukan bahwa kulit menjadi lebih kering, rentan berjerawat dan rambut mulai rontok. "Jika kelelahan Anda terkait dengan stres, ini dapat menyebabkan kelelahan pada kelenjar adrenal yang menghasilkan banyak hormon seks kita. Perubahan hormon seks, khususnya DHEA dan testosteron, dapat menyebabkan perubahan dalam pertumbuhan rambut," tambahnya.

5. Kesulitan tidur
Tanda kelelahan lainnya adalah kesulitan tidur. Meskipun Anda mungkin merasa lelah, beberapa orang justru mengalami kesulitan untuk tidur. Biasanya dianjurkan untuk tidur antara tujuh dan sembilan jam setiap malam, tetapi kelelahan dapat membuat Anda tetap merasa lelah saat bangun. "Setiap orang berhak mendapatkan tidur malam yang nyenyak, tetapi kurang tidur adalah masalah yang umum," kata Lenherr.

"Ini dapat menyebabkan stres, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi tingkat energi dan suasana hati Anda."

Jika Anda merasa sulit untuk tertidur, Lenherr memberikan beberapa saran agar tidur lebih optimal, di antaranya menghindari kafein terlalu larut dan mengurangi penggunaan elektronik di malam hari. 

Zona merah covid-19 di Indonesia

Sementara Satgas Penanganan COVID-19 secara berkala memperbarui perkembangan peta zona risiko penularan COVID-19 di Indonesia. Zona risiko tinggi atau zona merah di Indonesia mengalami penurunan yang cukup tinggi di pekan ini. Dalam data yang dihimpun Kementerian Kesehatan, total kasus COVID-19 di Indonesia per Kamis sore, 18 Maret 2021 mencapai 1.443.853 orang. Sebanyak 1.272.958 di antaranya sembuh dan 39.142 lainnya meninggal dunia.

Dilansir dari detik, jika sebelumnya DKI Jakarta dan Jawa Barat menjadi provinsi 'langganan' zona merah, kini tak ada satupun di wilayah tersebut yang terdampak. Meski demikian, per Kamis, wilayah DKI dan Jabar masih menjadi provinsi yang mencatatkan kasus Corona tertinggi yakni 1.719 kasus di DKI dan 1.261 di Jabar. Pengkodean atau pemberian warna zona di berbagai wilayah ini dimaksudkan untuk mengelompokkan daerah yang terkena dampak pandemi Corona. Meski hanya sebagai simbol, warna zona ini juga berguna sebagai pengkodean khusus untuk menentukan jumlah kasus infeksi di berbagai wilayah.

Berikut ini data zona merah per 19 Maret 2021:
Nusa Tenggara Timur
- Kupang
- Kota Kupang

Jawa Tengah
- Cilacap
- Banyumas
- Wonosobo
- Wonogiri
- Rembang
- Kota Surakarta

DI Yogyakarta
- Bantul

Bali
- Tabanan
- Badung
- Kota Denpasar (*)

Tags : Covid-19, Waspada Timbulnya Zona Merah, Kelelahan Bisa Menjadi Masalah Serius ,