News   2026/08/19 11:29 WIB

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia Perkuat Komunikasi dengan Masyarakat

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia Perkuat Komunikasi dengan Masyarakat

JAKARTA - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman mengenai industri kelapa sawit yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Ketua Bidang Komunikasi Gapki, Bandung Sahari, mengatakan berbagai persoalan yang dihadapi industri sawit perlu dipahami sebagai tantangan bersama yang membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkuat hubungan dan sinergi antara pelaku industri sawit dengan insan pers.

Komunikasi yang lebih intensif dinilai penting agar informasi mengenai sektor sawit dapat disampaikan kepada publik secara lebih utuh.

"Oleh karena itu, kita harus melihat challenge ini bersama-sama sebagai sebuah tantangan yang harus dihadapi bersama untuk kepentingan bukan hanya industri sawit, tetapi juga rakyat Indonesia secara positif," ujar Bandung di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Selasa (18/8).

Menurutnya, hubungan yang erat antara industri dan media diperlukan karena masih banyak informasi mengenai sektor sawit yang belum diketahui masyarakat secara luas.

Karena itu, komunikasi tidak seharusnya hanya dilakukan ketika muncul persoalan atau isu tertentu.

Hubungan antara industri dan media perlu dibangun secara berkelanjutan agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat lebih lengkap dan berimbang.

"Karena itu, komunikasi yang dibangun tidak cukup hanya berlangsung ketika muncul isu, tetapi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pemahaman mengenai industri sawit dapat disampaikan secara lebih utuh," katanya.

Bandung berharap komunikasi yang semakin intensif antara Gapki dan wartawan dapat mendorong pembahasan mengenai industri sawit secara lebih substantif.

Hal tersebut perlu didukung dengan data dan informasi yang lengkap sehingga publik dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.

Selain itu, komunikasi yang berkelanjutan juga dinilai dapat membantu mengidentifikasi kebutuhan informasi dari berbagai pemangku kepentingan, baik di dalam maupun luar negeri.

"Banyak hal yang harus diketahui, tetapi publik tidak tahu. Kalau data-data kita lengkap, informasi kita lengkap, karena kita saling berinteraksi secara intens, harapannya ke depan kita bisa lebih mengatakan yang substantif dan memberikan dampak yang signifikan untuk masyarakat, terutama untuk bangsa ini," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Forwatan Beledug Bantolo mengatakan penguatan komunikasi antara industri sawit dan media dapat membantu memperluas penyampaian informasi mengenai sektor tersebut kepada masyarakat.

"Penguatan hubungan antara industri dan media menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem komunikasi sawit yang lebih terbuka," ujarnya.

Bantolo berharap komunikasi antara pelaku industri dan media tidak hanya dilakukan saat muncul persoalan, tetapi berlangsung secara konsisten dan berkelanjutan.

Menurutnya, hubungan komunikasi yang terbuka dapat memperkuat pemahaman bersama sekaligus membantu memastikan informasi mengenai industri sawit disampaikan kepada masyarakat secara akurat, substantif, dan tepat sasaran.

Dengan komunikasi yang semakin terbuka antara industri, media, dan masyarakat, berbagai informasi mengenai sektor sawit diharapkan dapat dipahami secara lebih menyeluruh serta menjadi bahan pembahasan publik yang didukung data dan informasi yang memadai. (*)

Tags : Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia, GAPKI, Perkuat Komunikasi dengan Masyarakat, GAPKI Kolaborasi dengan Pers, News,