News Kota   2026/08/17 11:5 WIB

Pemko Percepat Perbaikan Jalan dalam Kota, DPRD: untuk Provinsi dan Nasional Segera Dieksekusi Tahun Ini

Pemko Percepat Perbaikan Jalan dalam Kota, DPRD: untuk Provinsi dan Nasional Segera Dieksekusi Tahun Ini

PEKANBARU, RIAUPAGI.COMPemko Pekanbaru mulai mempercepat langkah penanganan kerusakan jalan, khususnya pada ruas jalan berstatus provinsi dan nasional yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas pemerintahan, mulai dari Pemerintah Provinsi Riau hingga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar menegaskan, Pemko tidak tinggal diam menyikapi kondisi infrastruktur jalan yang rusak dan berpotensi mengganggu mobilitas warga.

“Kita akan koordinasi dengan pemprov, begitu juga dengan jalan nasional. Kita koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan di Riau,” ujar Markarius.

Menurutnya, saat ini Pemko Pekanbaru tengah melakukan pendataan menyeluruh terhadap ruas jalan provinsi dan nasional yang berada di wilayah kota.

Pendataan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang masuk terkait kondisi jalan rusak.

“Kita sudah turun untuk kita cek langsung, kita kirimkan tim ke lokasi untuk memeriksa kondisinya,” jelasnya.

Tak hanya jalan milik provinsi dan pusat, Markarius memastikan bahwa jalan-jalan kota yang mengalami kerusakan juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Ia mengakui kerusakan terjadi di sejumlah titik dan akan ditangani secara bertahap.

“Kita segera benahi jalan yang rusak satu per satu,” katanya.

Lebih lanjut, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengungkapkan, perbaikan jalan menjadi salah satu prioritas utama dalam alokasi anggaran tahun 2026.

Bahkan, porsi anggaran untuk infrastruktur jalan dan penanganan banjir termasuk yang terbesar pada tahun ini.

“Porsi terbesar pada tahun ini bukan cuma perbaikan jalan dan penanganan banjir, tapi juga memperbaiki saluran air,” terangnya.

Markarius menyadari bahwa masih terdapat sejumlah ruas jalan kota yang belum tersentuh perbaikan.

Ia memastikan program pembenahan akan terus berlanjut hingga seluruh ruas jalan rusak dapat ditangani secara bertahap sepanjang tahun anggaran berjalan.

Sementara kerusakan pada sejumlah ruas jalan utama di Kota Pekanbaru kembali menjadi sorotan karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

"Perbaikan ketiga jalan ini perlu digesa. Mobilitas di jalur ini tinggi. Kami dorong lah Pemprov merealisasikan rencana perbaikan tahun ini," kata Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Roni Amriel SH MH, Minggu (16/8).

Tiga jalur strategis, yakni Jalan HR Soebrantas, Jalan SM Amin, dan Jalan Soekarno-Hatta (Soeta), disebut masuk dalam daftar prioritas perbaikan Pemprov Riau pada tahun 2026.

Meski berada di wilayah Kota Pekanbaru, penanganan ketiga ruas tersebut merupakan kewenangan Pemprov Riau.

Kondisi jalan yang dipenuhi lubang di sejumlah titik dikhawatirkan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama mengingat tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari.

Roni Amriel meminta agar rencana perbaikan tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar direalisasikan dalam waktu dekat.

Menurut Roni, Pemerintah Kota Pekanbaru juga perlu mengambil langkah proaktif dengan berkoordinasi langsung kepada Pemprov Riau guna memastikan jadwal pelaksanaan proyek tersebut.

Ia menilai kepastian mengenai metode perbaikan sangat penting, apakah hanya dilakukan penambalan (patching) atau peningkatan kualitas jalan melalui overlay, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang jelas terkait penanganan kerusakan.

Selain itu, tingginya intensitas kendaraan bertonase besar yang melintasi ketiga ruas jalan tersebut menjadi alasan agar proses perbaikan dilakukan secara menyeluruh, bukan sekadar perawatan sementara.

"Pastinya, dengan adanya kepastian dari pemerintah, masyarakat bisa mengetahui progres penanganan jalan, dan tidak terus menghadapi persoalan kerusakan pada jalur-jalur utama di Pekanbaru," ujarnya.

Sementara itu, Plt Kadis PUPR-PKPP Provinsi Riau, Zulfahmi memastikan Jalan HR Soebrantas, Jalan SM Amin, dan Jalan Soekarno-Hatta telah masuk dalam daftar prioritas penanganan.

Ia mengatakan anggaran untuk perbaikan jalan provinsi di Pekanbaru telah mendapat tambahan melalui APBD sebagai tindak lanjut arahan Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.

Dana tambahan tersebut difokuskan untuk mempercepat penanganan ruas-ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan dan berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

"Perbaikan yang kita lakukan metode patching atau penambalan, pada titik-titik jalan yang rusak agar kondisi jalan kembali layak dilalui," kata Zulfahmi.

Menurutnya, ketiga ruas jalan tersebut memiliki peran strategis karena menjadi jalur utama dengan tingkat mobilitas kendaraan yang tinggi.

Oleh sebab itu, percepatan penanganan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah.

"Perbaikan jalan provinsi di wilayah Pekanbaru menjadi satu prioritas dikerjakan, dalam menjaga kelancaran aktivitas masyarakat serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan," tutupnya. (rp.ind/*)

Tags : badan jalan, jalan rusak, pekanbaru, perbaikan jalan dalam kota, News Kota ,