Pekanbaru   2026/07/20 9:52 WIB

Walikota Agung Nugroho Minta Pejabat Lebih Sering Turun Lapangan Naik Motor ke Tengah Masyarakat

Walikota Agung Nugroho Minta Pejabat Lebih Sering Turun Lapangan Naik Motor ke Tengah Masyarakat
Walikota Pekanbaru Agung Nugroho

PEKANBARU, RIAUPAGI.COM - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meminta seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk lebih sering turun langsung ke tengah masyarakat.

"Pejabat diminta sering turun ke lapangan."

"Seluruh kepala OPD, eselon II, III dan IV agar sering-sering menggunakan kendaraan roda dua supaya bisa merasakan langsung kondisi di tengah masyarakat. Bagaimana kondisi jalanannya, layanan parkir, kondisi ekonomi pedagang dan sebagainya," ujar Agung Nugroho usai menggelar Coffee Morning bersama seluruh camat se-Kota Pekanbaru di Kantor Camat Binawidya, Jalan HR Soebrantas, Jumat (17/7).

Salah satu caranya, pejabat eselon II, III, hingga IV diminta menggunakan kendaraan roda dua saat memantau kondisi wilayahnya.

Menurut Agung Nugroho, kebiasaan menggunakan sepeda motor akan membuat aparatur pemerintah lebih mudah melihat dan merasakan persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari, mulai dari kondisi jalan, layanan parkir, aktivitas ekonomi pedagang, hingga berbagai persoalan lingkungan.

Ia menilai, pejabat yang sering berada di lapangan akan memiliki pemahaman yang lebih baik terhadap kebutuhan warga.

Hal tersebut diharapkan mampu mempercepat pengambilan kebijakan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

"Semakin kita memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, masyarakat akan semakin senang. Saya juga sering turun langsung menggunakan kendaraan roda dua. Dari situ saya bisa melihat kondisi sebenarnya, seperti jalan rusak, persoalan sampah, dan berbagai hal lainnya yang perlu segera dikoreksi," jelasnya.

Agung juga mengingatkan para camat dan lurah agar tidak menjaga jarak dengan masyarakat.

Menurutnya, pemimpin di tingkat wilayah harus aktif menyapa warga sekaligus berani mengambil tindakan apabila menemukan pelanggaran.

"Lurah kita minta tegas kalau ada warga yang melanggar aturan. Misalnya ada warga yang punya toko menutup saluran drainase, harus diberikan teguran. Jangan karena satu atau dua orang yang salah, dampaknya dirasakan oleh masyarakat lainnya," tegas Agung Nugroho.

Ia berharap langkah tersebut dapat membangun pemerintahan yang lebih responsif, di mana pejabat tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi hadir langsung melihat dan menyelesaikan persoalan warga Pekanbaru. (rp.ind/*)

Tags : walikota pekanbaru, agung nugroho, pejabat turun lapangan, pejabat dengarkan keluhan masyarakat,