Pekanbaru   2026/07/16 10:8 WIB

Pemko Perkuat Upaya Tekan Risiko Banjir dengan Lakukan Normalisasi Sungai Sail

Pemko Perkuat Upaya Tekan Risiko Banjir dengan Lakukan Normalisasi Sungai Sail

PEKANBARU, RIAUPAGI.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperkuat upaya pengendalian banjir dengan melanjutkan program normalisasi Sungai Sail.

"Sungai Sail di normalisasi."

"Sebelumnya bersama Kepala Dinas PUPR dan Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera III Provinsi Riau telah dilakukan penandatanganan MoU untuk pelaksanaan normalisasi Sungai Sail ini," kata Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, Selasa (14/7).

Langkah ini dilakukan, sebutnya, untuk meningkatkan kapasitas sungai sekaligus mengurangi potensi genangan di kawasan bantaran yang selama ini rawan terdampak saat hujan deras mengguyur.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemko Pekanbaru mengerahkan excavator amfibi guna mengeruk endapan pasir dan tanah yang menghambat aliran air. Saat ini, pekerjaan difokuskan di kawasan Parit Indah, Kecamatan Bukit Raya.

Edward Riansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Pemko Pekanbaru dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III dalam pelaksanaan normalisasi Sungai Sail.

Ia menjelaskan, setelah penandatanganan nota kesepahaman tersebut, Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR langsung mengoperasikan alat berat amfibi untuk melakukan pengerukan sedimen di sejumlah titik aliran Sungai Sail, dengan prioritas penanganan di kawasan Parit Indah.

Menurut Edward, endapan sedimen yang selama ini mengurangi daya tampung sungai menjadi salah satu penyebab aliran air tidak optimal ketika curah hujan tinggi.

Melalui normalisasi ini, kapasitas sungai diharapkan meningkat sehingga aliran air dari jaringan drainase dapat mengalir lebih lancar menuju Sungai Sail.

"Harapannya, ketika hujan dengan intensitas tinggi terjadi, air dari saluran drainase tidak lagi tertahan dan dapat mengalir dengan baik. Dengan begitu, risiko banjir yang menggenangi permukiman warga, terutama di kawasan dataran rendah, dapat diminimalkan," jelasnya.

Selain melakukan pengerukan sungai, Pemko Pekanbaru juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan.

Warga diimbau untuk tidak membuang sampah maupun limbah ke saluran drainase utama maupun drainase sekunder karena dapat menyumbat aliran air dan memperparah potensi banjir.

"Kami turut mengimbau masyarakat Kota Pekanbaru agar tidak lagi menjadikan aliran drainase utama maupun drainase sekunder sebagai tempat pembuangan sampah atau limbah. Mari kita jaga alam, karena alam juga akan memberikan dampak yang baik bagi kita," pungkas Edward Riansyah. (rp.ind/*)

Tags : normalisasi, sungai sail di normalisasi, pekanbaru, pemko tekan risiko banjir ,